BeritaDaerah

Wujudkan Generasi Tertib Lalu Lintas, Ditlantas Polda Sulbar Gelar Rakor Pembentukan “Sekolah Pelopor Keselamatan”

12
×

Wujudkan Generasi Tertib Lalu Lintas, Ditlantas Polda Sulbar Gelar Rakor Pembentukan “Sekolah Pelopor Keselamatan”

Sebarkan artikel ini

Mamuju (pelitapagi.com) Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka penyusunan Nota Kesepakatan.

Pertemuan ini bertujuan membentuk program Sekolah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas khusus bagi siswa tingkat SMA/SMK yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung BPKB Ditlantas Polda Sulbar, Senin (27/4/26).

Rapat ini dipimpin langsung Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perkimtanhub, Kepala Biro Hukum dan Biro Pemkesra Setda Provinsi, perwakilan Jasa Raharja, serta Kepala Sekolah dari SMAN 1 Mamuju dan SMKN 1 Rangas, beserta jajaran terkait lainnya.

Dalam arahannya, Dirlantas menegaskan bahwa program ini dirancang bukan hanya sebagai formalitas, melainkan upaya strategis untuk menanamkan pemahaman dan membangun kesadaran hukum sejak dini.

“Program Sekolah Pelopor Keselamatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman serta membangun budaya tertib berlalu lintas kepada para pelajar. Jika mereka dididik dengan benar sejak dini, maka akan lahir generasi yang disiplin dan menghargai keselamatan di jalan raya,” tutur Dirlantas.

Melalui diskusi yang intens, seluruh pihak menyepakati sejumlah poin penting yang akan menjadi landasan kerja sama, antara lain:

– Akan ditandatangani Nota Kesepakatan sebagai dasar hukum pelaksanaan program.

– Dibentuk grup komunikasi bersama untuk memudahkan koordinasi antar instansi.

– Pelaksanaan program menggunakan pola sinergi program pemerintahan yang saling mendukung.

– Penunjukan sekolah-sekolah percontohan yang akan mendapatkan pembinaan intensif dan berkelanjutan.

– Rencana pembuatan sarana edukasi seperti miniatur rambu dan marka jalan di lingkungan sekolah agar pembelajaran lebih menarik dan praktis.

– Sebagai tindak lanjut, juga direncanakan pembentukan “Kampung Tertib Lalu Lintas” sebagai wadah sosialisasi hingga ke tingkat masyarakat.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat menjalar hingga ke lingkungan masyarakat luas, menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib di Sulawesi Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *