Mateng (pelitapagi.com) Mantan Kapolsek Topoyo Imade Juliartono merespon terkait adanya dugaan penampungan pupuk bersubsidi di Polsek Topoyo, Polres Mamuju Tengah.
Saat dikonformasi Imade menegaskan bahwa pupuk subsidi sebanyak 10 sak tersebut telah disalurkan ke masyarakat.
“Sudah disalurkan pak, saya bisa mempertanggungjawabkan dengan administrasi yang lengkap. Kalau menimbun berani tidak simpannya di polsek baru 10 sak?,”tegas Imade
Lebih lanjut dikatakan, kaitannya Polsek dengan pupuk subsidi tersebut sebagai fungsi pengwasan untuk proses penyaluran oleh komisi 2 DPRD Mateng.
“Polisi sebagai pengawas penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran, melalui arahan rapat oleh DPRD komisi 2,”ucap Imade
Sebelumnya Ketua GEBRAK Sulbar Idham Nuzul Ibrahim menegaskan bahwa pupuk bersubsidi merupakan komoditas yang penyaluran dan penggunaannya telah diatur secara ketat oleh pemerintah. Pupuk tersebut diperuntukkan bagi petani yang telah terdaftar dalam sistem e-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok), sehingga keberadaannya di luar jalur distribusi resmi patut dipertanyakan dan harus dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat.






