AdvertorialBeritaDaerah

Antisipasi Darurat Air Bersih, Pemerintah Kabupaten Mamuju Serahkan Bantuan Untuk Warga Bala-Balakang

7
×

Antisipasi Darurat Air Bersih, Pemerintah Kabupaten Mamuju Serahkan Bantuan Untuk Warga Bala-Balakang

Sebarkan artikel ini

Mamuju (pelitapagi.com)Pemerintah Kabupaten Mamuju menyerahkan bantuan air bersih untuk warga Kecamatan Kepulauan Bala-Balakang, penyerahan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 25 Agustus 2026 di Pelabuhan Lanal Mamuju.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Mamuju, Abdul Rasyid, SE. pada saat pendistribusian air bersih di Lanal Mamuju mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan langkah antisipasi Pemerintah Kabupaten Mamuju terkait darurat air bersih yang terjadi di Kecamatan Kepulauan Bala-Balakang.

“nantinya bantuan air bersih ini akan diserahkan kepada seluruh warga di Kecamatan Bala-Balakang, yang awalnya akan disalurkan di Pulau yang memiliki dermaga masing-masing Pulau Ambo, Salissingang, Sabakkatang dan Pulau Popoongan” ungkap Abdul Rasyid SE.

Abdul Rasyid menambahkan, selain empat Pulau yang memiliki Dermaga nantinya pulau-pulau yang tidak memiliki dermaga akan mengangkut air bersih tersebut menggunakan kapal kecil di Pulau Popoongan yang menjadi pusat pendistribusian air bersih.

Dikonfirmasi disela-sela pendistribusian air bersih di dermaga Lanal, Camat Kepulauan Bala- Balakang, Sunarjo, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan, bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga di Kecamatan yang ia pimpin, menurutnya Warga Bala-Balakang sangat membutuhkan pasokan air bersih tersebut.

“selama musim kemarau, warga kami sangat kesulitan mendapatkan air bersih. Suatu kesyukuran Pemerintah Kabupaten Mamuju memberikan bantuan air bersih ini, untuk tahap pertama akan disalurkan 30 Ton, tentunya kami mengharapkan berikutnya akan lebih banyak lagi pasokan air bersih untuk Warga Bala-Balakang”, urai Sunarjo.

Adapun jumlah distribusi air untuk Pulau yang tidak memiliki Dermaga yaitu, Pulau Labia 60 KK, Pulau Lamber 10 KK, Pulau Lamudaang 15 KK, Pulau Samataha 15 KK dan Pulau Seloang 20 KK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *