Majene (pelitapagi.com) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melakukan penilaian Posyandu Berprestasi Tahun 2026 di Posyandu Ujung Parappe, Desa Lalatedzong, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Jumat (14/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan tata kelola dan kualitas pelayanan Posyandu di Sulawesi Barat.
Kedatangan tim penilai disambut oleh Kepala Desa Lalatedzong, Ridwan Maruseng, bersama para kader Posyandu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, serta jajaran TP PKK Kabupaten Majene. Penyambutan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah dan masyarakat terhadap penguatan Posyandu sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Tim penilai terdiri atas TP PKK Provinsi Sulawesi Barat, Ny. Nursyamsi Rahim, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat, Darmawati, serta Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas DKPPKB Sulawesi Barat bersama Tim Teknis Posyandu.
“Penilaian dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan Posyandu, kapasitas kader, tata kelola kelembagaan, inovasi pelayanan, serta keterlibatan lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat,” kata dr. Nursyamsi Rahim.
Selain itu, lanjutnya, proses penilaian juga menjadi momentum bagi kader untuk menunjukkan berbagai praktik baik yang telah dilakukan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan, DKPPKB Sulawesi Barat terus mendorong agar Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan rutin, tetapi berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang terintegrasi dengan pendekatan siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, anak, remaja, usia produktif hingga lanjut usia.
Melalui kegiatan penilaian Posyandu Berprestasi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap semakin banyak Posyandu yang mampu menghadirkan pelayanan berkualitas, inovatif, dan dekat dengan masyarakat. Penguatan Posyandu juga menjadi bagian dari komitmen mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berkarakter.












