AdvertorialBeritaDaerah

Buka Apel Besar Pramuka di Tapalang, Sutinah Berpesan Generasi Muda Bangun Leadership

18
×

Buka Apel Besar Pramuka di Tapalang, Sutinah Berpesan Generasi Muda Bangun Leadership

Sebarkan artikel ini

MAMUJU (pelitapagi.com) Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M.Si., selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (MABICAB) Gerakan Pramuka Kabupaten Mamuju mengajak generasi muda menjadikan Gerakan Pramuka sebagai ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan. Pesan itu disampaikan saat membuka Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Bumi Perkemahan Bahagia Galung, Kecamatan Tapalang, Jumat (14/8/2026).

Apel tersebut dirangkaikan dengan pembukaan Jambore Ranting dan Kemah Bakti Budaya yang diikuti ratusan anggota Pramuka Penggalang dan Penegak se-Kabupaten Mamuju.

Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Sutinah mengatakan Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Pramuka, kata dia, tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kerjasama dan kepemimpinan.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut Sutinah, tema tersebut menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka juga memiliki peran dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk mendukung ketahanan pangan.

“Itu tema nasional yang diusung oleh Pemerintah Pusat. Tentu saja sejalan dengan keinginan atau harapan Bapak Presiden kita, bagaimana ketahanan pangan di Indonesia itu betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” kata Sutinah.

Ia menambahkan, tema tersebut relevan dengan kondisi Kabupaten Mamuju yang menjadikan sektor pertanian dan perikanan sebagai salah satu sektor andalan daerah.

Sutinah menyebut Pemerintah Kabupaten Mamuju sebelumnya telah melaksanakan kegiatan Molimbo atau Musyawarah Turun Tanam, sekaligus menyalurkan bantuan kepada petani dengan nilai puluhan miliar rupiah yang bersumber dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kabupaten.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam berbagai sektor pembangunan perlu terus didorong, termasuk melalui Gerakan Pramuka.

Jambore Ranting dan Kemah Bakti Budaya, lanjut Sutinah, menjadi ruang belajar bagi peserta untuk menghadapi kehidupan secara langsung. Selama berada di perkemahan, anggota Pramuka dilatih hidup mandiri, bekerjasama, menghargai perbedaan, serta menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.

“Sangat mengapresiasi kegiatan Kemah Besar Pramuka Kecamatan Tapalang. Seperti yang kita harapkan, Pramuka di Kabupaten Mamuju ini bisa semakin aktif. Tentu Pramuka ini untuk pembentukan karakter anak-anak kita sebagai calon pemimpin ke depan,” ujar Sutinah (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *