BeritaDaerah

Tim IV Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan serta Hidrometeorologi Lain Respons Cepat Informasi Karhutla di Desa Lebani

8
×

Tim IV Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan serta Hidrometeorologi Lain Respons Cepat Informasi Karhutla di Desa Lebani

Sebarkan artikel ini

Mamuju (pelitapagi.com) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Tim IV Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan serta Hidrometeorologi lainnya menindaklanjuti laporan kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Lebani, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, Minggu, 4 Oktober 2026.

Langkah tersebut dilakukan sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan di bawah koordinasi Kalaksa BPBD Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Yasir Fattah. Tim menerima laporan dari Damkar Kabupaten Mamuju sekitar pukul 14.10 WITA untuk segera ditindaklanjuti.

Example 728x250

Menindaklanjuti laporan tersebut, sebagian personel Tim IV Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan BPBD Sulbar langsung menuju lokasi kejadian bersama unsur terkait untuk melakukan pemantauan, pendataan, koordinasi dan penanganan kebakaran.

Kebakaran terjadi di wilayah Desa Lebani, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju. Berdasarkan pemantauan awal, lahan terdampak kebakaran masih dalam proses asesmen dan pendataan lebih lanjut. Sementara itu, penyebab pasti terjadinya kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Kondisi medan menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan karena titik kebakaran berada di area perbukitan/pegunungan dengan akses yang sulit dijangkau, sementara sumber air juga berada cukup jauh dari lokasi kejadian.

Menghadapi kondisi tersebut, tim gabungan melakukan penanganan dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, termasuk melakukan suplai air ke lokasi kejadian serta pemadaman secara manual bersama masyarakat.

Dalam upaya penanganan, BPBD Provinsi Sulawesi Barat mengerahkan 1 unit mobil tangki air BPBD Provinsi Sulbar untuk mendukung proses pemadaman. Penanganan juga diperkuat dengan 1 unit mobil Damkar Kabupaten Mamuju dan 1 unit water tank Korem Mamuju.

Tim gabungan melakukan koordinasi secara intensif antara BPBD Provinsi Sulawesi Barat, BPBD Kabupaten Mamuju, Damkar Kabupaten Mamuju serta unsur TNI, Manggala Agni, pemerintah dan masyarakat setempat.

Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan respons cepat menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla, khususnya pada kondisi medan yang sulit dan keterbatasan sumber air.

“BPBD hadir dan merespon setiap menerima laporan kejadian. Tim IV Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan bersama seluruh unsur terkait langsung melakukan koordinasi dan penanganan di lapangan, termasuk mendukung suplai air untuk proses pemadaman,” ujar Yasir Fattah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan Karhutla di Desa Lebani, termasuk masyarakat yang turut membantu proses pemadaman secara manual.

Berdasarkan kondisi terkini, api di lokasi kejadian telah berhasil dipadamkan. Tim tetap melakukan pemantauan dan pendataan untuk memastikan tidak terdapat titik api baru maupun potensi munculnya kembali api di sekitar lokasi terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *