BeritaDaerah

Atasi Bencana Karhutla, Sutinah Ajak Para Stakeholder Tingkatkan Status Penanganan

10
×

Atasi Bencana Karhutla, Sutinah Ajak Para Stakeholder Tingkatkan Status Penanganan

Sebarkan artikel ini

Mamuju (pelitapagi.com) Maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beberapa waktu terakhir ini, pemerintah kabupaten Mamuju bersama stakeholder terkait menggelar apel kesiapsiagaan sebagai langkah kolaborasi atasi bencana.

Bupati Mamuju, Siti Sutinah Suhardi dalam sambutannya menuturkan
Bupati Mamuju Sutinah Suhardi mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima pemerintah daerah, terdapat 34 titik api di wilayah Kabupaten Mamuju. Kondisi tersebut dinilai sebagai dampak dari kekeringan yang berlangsung selama berbulan-bulan.

“Di bulan September ini sudah berapa bulan ya, Mamuju itu mengalami kekeringan. Tidak ada hujan sama sekali tiga bulanan. Laporannya ada 34 titik api di Kabupaten Mamuju,” kata Sutinah pada apel yang digelar di lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Rabu (2/09)

Olehnya dengan kondisi tersebut Pemkab Mamuju bersama TNI, Polri, kejaksaan dan unsur terkait lainnya untuk meningkatkan status penanganan menjadi tanggap darurat
Selain itu kata Sutinah status tanggap darurat tersebut berlaku hingga 7 September 2026. Namun, pemerintah daerah akan mempertimbangkan perpanjangan apabila kondisi kekeringan dan karhutla masih membutuhkan penanganan khusus.

Tak hanya itu, Bupati Sutinah juga memberikan bantuan logistik terhadap korban yang terdampak kekeringan kebakaran.

Bantuan tersebut terdiri atas kebutuhan pokok dan air bersih yang akan disalurkan ke wilayah terdampak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *