AdvertorialBeritaDaerah

Saat Pejabat Pemprov Sulbar Unjuk Gigi Olah Pangan Lokal pada Pekan Kemerdekaan HUT RI

19
×

Saat Pejabat Pemprov Sulbar Unjuk Gigi Olah Pangan Lokal pada Pekan Kemerdekaan HUT RI

Sebarkan artikel ini

Mamuju (pelitapagi.com) Suasana Pekan Kemerdekaan dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-22 Sulawesi Barat berlangsung meriah dengan berbagai event perlombaan.

Lomba masak antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, serta instansi vertikal dengan mengusung tema pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi daya tarik tersendiri.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana mengatakan, kegiatan yang dibuka resmi oleh Ketua TP PKK Sulbar, Ny. Harsninah Suhardi, bersama Ketua DWP Sulbar ini bukan sekadar ajang kompetisi dan hiburan. Lebih dari itu, lomba ini menjadi momentum bersama aparat pemerintah mengedukasi masyarakat dalam memanfaatkan potensi pangan daerah.

Pemanfaatan pangan lokal juga menjadi penekanan Gubernur Sulbar Suhardi Duka. Melalui pemanfaatan pangan lokal dapat mendorong perekonomian daerah, khususnya bagi petani dan umkm di daerah.

Untuk itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana mengapresiasi atas pelaksanaan lomba tersebut. Beragam bahan pangan hasil pertanian dan komoditas lokal Sulbar telah disiapkan. Bahan-bahan tersebut kemudian disulap menjadi berbagai menu kreatif dan inovatif oleh para peserta.

Selama perlombaan, antusiasme peserta terlihat jelas. Masing-masing tim tampil kompak mulai dari meracik bahan, mengolah masakan, hingga menyajikannya di hadapan dewan juri. Sorak-sorai pendukung dari tiap instansi pun makin menyemarakkan suasana.

Selain menguji kreativitas kuliner, ajang ini menjadi sarana ampuh untuk mempererat silaturahmi dan sinergi antarinstansi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Pemanfaatan pangan lokal sangat penting untuk mendorong kemandirian pangan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas hasil tani masyarakat Sulbar. Pemprov ingin membuktikan bahwa pangan lokal tak kalah bersaing jika diolah secara kreatif menjadi hidangan yang lezat, bernutrisi, dan bernilai jual,” ungkapnya.

Menurutnya, semangat yang ditunjukkan para peserta menjadi gambaran bahwa perayaan hari jadi ini tak sekadar seremonial belaka, melainkan wadah nyata untuk mengenalkan potensi daerah.

Junda berharap gerakan konsumsi pangan lokal ini terus digaungkan. Dengan semangat kemerdekaan dan gotong royong, produk hasil bumi Sulawesi Barat diharapkan makin dicintai masyarakat serta mampu memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *