Mamuju (pelitapagi.com) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi Syaharuddin, Plt. Kasubid Akuntansi Indah Mustika Sari, serta staf teknis yang tergabung dalam Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sulawesi Barat, menghadiri rapat bersama TP2DD Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat, Senin 22 Juni 2026.
Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Perencanaan dan IT Bapenda Muh. Saleh, serta Kepala Unit Implementasi Kebijakan SP dan Pengawasan SP PUR Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Barat Fernando Ivan Lukmana bersama Fadli Prabowo. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Bidang Perencanaan dan IT Bapenda Provinsi Sulawesi Barat.
Pertemuan ini membahas persiapan pelaksanaan High Level Meeting TP2DD yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat, serta berbagai aspek teknis terkait Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD). Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.
Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi BPKAD Sulbar, Syaharuddin, menyampaikan bahwa koordinasi lintas perangkat daerah dan dukungan Bank Indonesia menjadi kunci dalam mendorong optimalisasi implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.
“Melalui rapat ini, kami memastikan kesiapan teknis dan sinergi antar pihak dalam menyukseskan High Level Meeting TP2DD, sekaligus memperkuat implementasi sistem pembayaran digital di lingkungan pemerintah daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, dari lokasi berbeda menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mendorong transformasi digital di sektor keuangan daerah.
“Digitalisasi transaksi daerah bukan hanya tentang efisiensi, tetapi juga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. BPKAD akan terus mendukung langkah strategis TP2DD guna meningkatkan kualitas layanan publik dan tata kelola pemerintahan yang modern,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak yang tergabung dalam TP2DD dapat semakin solid dalam mengakselerasi implementasi P2DD di Sulawesi Barat, sehingga berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah serta pelayanan kepada masyarakat.












