Mamuju (pelitapagi.com) Pemerintah Kabupaten Mamuju bersama Pangkalan TNI AL (Lanal) Mamuju secara resmi melepas pengiriman bantuan pangan dan air bersih tahap kedua untuk masyarakat Kecamatan Balabalakang.
Pelepasan bantuan yang di lakukan oleh Bupati Mamuju Dr.Hj. Sitti Sutinah Suhardi, bersama Komandan Lanal (Danlanal) Mamuju Letkol Laut (P) Gigih Aptya Anggara, dilaksanakan di Pangkalan TNI Angkatan Laut Mamuju) Jl. Arteri No. 1, Rangas, Kecamatan Simboro dan Kepulauan, Kabupaten Mamuju.
Dalam arahannya,Bupati Sutinah Suhardi mengatakan, penyaluran bantuan khusus ke Balabalakang adalah langkah taktis guna menanggulangi krisis air bersih dan krisis pangan akibat musim kemarau panjang yang melanda hampir semua wilayah di Sulawesi Barat ini.
Bantuan berupa Cadangan Pangan Pemerintah Daerah berupa beras sebanyak 5.570 kg (5,57 ton, Bantuan Pangan Nasional 8.700 kg (8,7 ton, sampai Bantuan Air Bersih 53 ton dan Bantuan Tandon Air maupun Jerigen telah dilepas melalui kolaborasi bersama Lanal Mamuju.
Sutinah menegaskan, penanganan kemarau yang saat ini terjadi cukup panjang membutuhkan kerja sama lintas sektor, serta kolaborasi yang baik antar semua pihak, sehingga masyarakat tetap dapat merasakan pendampingan dalam menghadapi situasi sulit.
Bupati lantas menutup penjelasannya dengan menyampaikan apresiasi khusus kepada Lanal Mamuju yang dinilai sangat responsif dalam membangun sinergi untuk terus menyalurkan bantuan pada wilayah yang cukup berdekatan dengan pulau Kalimantan tersebut.
“Ini adalah kerja kolaborasi, kita tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintah Kabupaten Mamuju mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI Angkatan Laut dan semua pihak yang telah mendukung penyaluran bantuan ini,” tutur Bupati Mamuju.
Senada, Danlanal Mamuju, Letkol Laut (P) Gigih Aptya Anggara, juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi menyukseskan penyaluran logistik ke wilayah terluar,
Pengiriman logistik ini diharapkan dapat berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.
“Sinergi seperti inilah yang menjadi kunci dalam pembangunan ketahanan wilayah pesisir,” ujar Letkol Laut (P) Gigih Aptya Anggara.
Bantuan dari Penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemkab Mamuju ini diarahkan langsung untuk memfasilitasi kebutuhan dasar warga di kecamatan Balabalakang. Dan Sebagai langkah jangka panjang, Pemkab Mamuju berencana menjajaki pembuatan sumur bor dalam dengan kedalaman hingga ratusan meter bekerja sama dengan TNI untuk menemukan sumber air tawar di wilayah kepulauan tersebut.






