BeritaDaerah

Bupati Mamuju: TMMD ke-130 Ini Simbol Pilar Kebersamaan Serta Benteng Ketahanan Rakyat

19
×

Bupati Mamuju: TMMD ke-130 Ini Simbol Pilar Kebersamaan Serta Benteng Ketahanan Rakyat

Sebarkan artikel ini

Mamuju (pelitapagi.com) Hari ini Selasa 13 Oktober 2026, Kodim 1418 Mamuju melaksanakan upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Sepak Bola Lombang-lombang, Kelurahan Sinyonyoi Induk, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulbar

Upacara yang dimulai sekitar pukul 09.29 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Mamuju St. Sutinah Suhardi. Hadir dalam upacara tersebut sekitar 200 orang masing-masing dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, pelajar serta masyarakat.

TMMD ke-130 tahun ini mengusung tema“TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa .Program tersebut bertujuan mempercepat pembangunan desa melalui kerja sama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Bupati Mamuju Sutinah Suhardi menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1418/Mamuju dan Korem 142/Tatag, serta seluruh personel yang tergabung atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah.

“Agenda TMMD yang kita canangkan pada hari ini adalah simbol pilar kebersamaan, benteng ketahanan rakyat serta bukti nyata bahwa TNI sedang tiasa hadir dan ada di tengah-tengah masyarakat’,”ungkap Sutinah

Selain itu ia juga menegaskan bahwa TMMD tak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membuka akses ekonomi, mempermudah pelayanan masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Sutinah juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program dan memperkuat semangat gotong royong. Kepada personel yang bertugas, ia berpesan agar menjaga keselamatan, kedisiplinan, serta menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Pelaksanaan TMMD ke-130 dipusatkan di Desa Pamulukang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Untuk sasaran fisik utama meliputi pengecoran jalan sepanjang 325 meter, penambalan jalan di 11 titik, pembangunan talud sepanjang 5 meter dengan tinggi 2,5 meter, pembuatan dua unit plat duiker, serta penggalian drainase sepanjang 2.850 meter.
Sementara untuk sasaran tambahan diantaranya rehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembangunan satu unit sumur bor atau bak penampungan air bersih.
Program tersebut  juga meliputi kegiatan nonfisik berupa penyuluhan hukum, keluarga berencana dan kesehatan, pertanian, ketahanan pangan, serta wawasan kebangsaan dan bela negara.

Diketahui sebanyak 150 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan instansi pemerintah terkait  kolaborasi dalam TMMD ke-130 ini. Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *