MAMUJU (pelitapagi.com) Revitalisasi Stadion Manakarra menjadi salah satu aspirasi yang disuarakan Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M.Si., dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PSSI Sulawesi Barat periode 2026–2030 yang dirangkaikan dengan Kongres Luar Biasa (KLB) pemilihan Ketua PSSI Sulbar di Mamuju Room, Matos Hotel Mamuju, Sabtu (7/11/2026).
Aspirasi tersebut mendapat respons positif dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi. Ia menyatakan kesiapannya memperjuangkan dukungan pemerintah pusat untuk revitalisasi Stadion Manakarra melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.
Yunus mengatakan, perjuangan tersebut akan dikoordinasikan bersama Ketua Umum PSSI untuk selanjutnya diajukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
“Stadionnya sebenarnya sudah sangat bagus dibanding daerah-daerah lain. Tinggal memoles beberapa, khususnya kualitas rumput,” ujar Yunus setelah meninjau Stadion Manakarra.
Menurutnya, PSSI telah merekomendasikan sebanyak 26 pembangunan dan renovasi stadion kepada Kementerian PU dengan total alokasi anggaran sekitar Rp. 3 Triliun. Usulan revitalisasi Stadion Manakarra diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur sepak bola nasional tersebut.
Sebelumnya, dalam sambutannya pada Musprov PSSI Sulbar, Bupati Sutinah menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Mamuju untuk mendukung pemeliharaan fasilitas olahraga melalui alokasi anggaran daerah. Namun, ia juga berharap pemerintah pusat memberikan dukungan untuk pembenahan Stadion Manakarra agar fasilitasnya semakin memadai dan memenuhi standar nasional. Menurut Sutinah, keberadaan stadion yang representatif memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan sepak bola daerah. Infrastruktur olahraga bukan hanya menunjang penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Selain revitalisasi stadion utama, Yunus Nusi turut mendorong pemerintah kabupaten di Sulawesi Barat membangun lapangan sepak bola berstandar di tingkat kecamatan.
Pemerataan fasilitas tersebut dinilai penting untuk memperluas kesempatan pembinaan talenta muda sejak usia dini. Ia juga mengingatkan pentingnya pengamanan kompetisi dan pencegahan kerusuhan akibat perilaku penonton. Menurutnya, sepak bola harus menjadi sarana pemersatu, menumbuhkan nasionalisme, serta menjauhkan generasi muda dari pengaruh narkoba.
Sementara itu, Ketua KONI Sulawesi Barat, Syamsul Samad, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan sepak bola daerah melalui pembinaan atlet dan klub agar mampu berprestasi pada kejuaraan tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Revitalisasi Stadion Manakarra diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat infrastruktur olahraga di Kabupaten Mamuju.
Jika dukungan melalui APBN 2027 dapat direalisasikan, pembenahan tersebut diharapkan meningkatkan kualitas fasilitas pertandingan sekaligus membuka ruang lebih luas bagi pembinaan dan pengembangan talenta sepak bola Sulawesi Barat. (*)





