BeritaDaerah

BMKG Prediksi Hujan Ringan hingga Sedang di Sulbar, BPBD Imbau Masyarakat Tingkatkan Kesiapsiagaan  

15
×

BMKG Prediksi Hujan Ringan hingga Sedang di Sulbar, BPBD Imbau Masyarakat Tingkatkan Kesiapsiagaan  

Sebarkan artikel ini

MAMUJU (pelitapagi.com) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah Sulbar selama tiga hari ke depan, mulai 6 hingga 8 November 2026.

Imbauan ini disampaikan sebagai tindak lanjut atas prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Tampa Padang Mamuju.

Sesuai arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, mendorong seluruh jajaran dan masyarakat agar terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Berdasarkan prakiraan BMKG, pada 6 November 2026 potensi hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah, terutama pada siang hingga sore hari di Polewali Mandar, Majene, Mamasa, Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu. Hujan ringan hingga sedang juga diprakirakan terjadi pada malam hari di beberapa wilayah.

BMKG turut mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang pada 6 November 2026 di Kabupaten Mamasa, meliputi Buntumalangka dan Tabulahan, Kabupaten Mamuju, meliputi Simboro, Mamuju, dan Kalukku, serta Kabupaten Mamuju Tengah, meliputi Topoyo dan Karossa.

Sementara itu, pada 7 November 2026, prakiraan cuaca secara umum menunjukkan kondisi cerah berawan hingga berawan pada pagi hari, dengan potensi hujan ringan pada siang hingga sore hari di sejumlah kabupaten.

Pada 8 November 2026, hujan ringan masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah, termasuk Malunda dan Ulumanda di Kabupaten Majene pada siang hingga sore hari.

Menaggapi hal tersebut, Yasir Fattah mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan perubahan kondisi cuaca dan melakukan langkah-langkah antisipasi sejak dini.

“Masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai, lereng perbukitan, dan wilayah yang memiliki riwayat banjir maupun tanah longsor diminta meningkatkan kewaspadaan,” kata Yasir Fattah, Jumat 6 November 2026.

Selain itu, Ia mengingatkan masyarakat untuk membersihkan saluran drainase, menghindari aktivitas di sekitar pohon atau bangunan yang berpotensi roboh saat angin kencang, serta memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG dan informasi kebencanaan dari pemerintah daerah.

“Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi cukup lama, masyarakat di wilayah rawan diminta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan segera menjauh dari lokasi yang berpotensi mengalami banjir atau tanah longsor,” ujarnya.

Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kejadian atau kondisi darurat kepada aparat pemerintah setempat maupun petugas BPBD.

“Kami akan terus melakukan pemantauan perkembangan informasi cuaca dan potensi ancaman bencana serta memperkuat koordinasi dengan BPBD kabupaten dan instansi terkait guna memastikan kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Yasir Fattah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *