Mamuju (pelitapagi.com) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Kelas Kerja Sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju).
Pelaksanaan Kelas Kerja Sama ini sejalan dengan Misi Kelima Gubernur Sulawesi Barat dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.
Kehadiran Kepala Bidang Pengembangan Aparatur BKPSDM Provinsi Sulbar Rini Lukitasari disambut oleh Direktur Pascasarjana, Ketua Program Studi (Kaprodi), serta jajaran staf Unimaju, di Kampus Pascasarjana Unimaju, Rabu, 4 Februari 2026.
“Monev ini dilakukan untuk melihat perkembangan sekaligus memastikan kelancaran proses perkuliahan Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengikuti Kelas Kerja Sama, yang telah berjalan selama satu semester. Fokus evaluasi meliputi proses akademik, tingkat kehadiran peserta, serta berbagai kendala dan capaian yang telah diperoleh selama semester berjalan.
Kepala Bidang Pengembangan Aparatur BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan dan penjaminan mutu pelaksanaan program kerja sama pendidikan.
“Monitoring dan evaluasi ini kami lakukan untuk memastikan pelaksanaan Kelas Kerja Sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Universitas Muhammadiyah Mamuju berjalan sesuai dengan perencanaan. Setelah satu semester berjalan, kami ingin melihat secara langsung perkembangan perkuliahan ASN, baik dari sisi akademik maupun kedisiplinan, sehingga program ini benar-benar berdampak pada peningkatan kompetensi aparatur,” ujarnya.
Sementara itu, di tempat terpisah Kepala BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat Herdin Ismail menegaskan bahwa program Kelas Kerja Sama merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur.
“Kelas kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi ASN melalui jalur pendidikan formal. BKPSDM secara berkala melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan proses perkuliahan berjalan efektif dan sesuai dengan tujuan pengembangan sumber daya manusia aparatur. Kami berharap para ASN yang mengikuti program ini dapat menyelesaikan studi dengan baik dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas pemerintahan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan Kelas Kerja Sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Universitas Muhammadiyah Mamuju dapat terus berjalan optimal serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.(*)













