BeritaDaerah

Dinas Perkebunan Sulbar Bentuk Tim Kendali Internal ICS untuk Dukung Sertifikasi ISPO Pekebun di Pasangkayu

11
×

Dinas Perkebunan Sulbar Bentuk Tim Kendali Internal ICS untuk Dukung Sertifikasi ISPO Pekebun di Pasangkayu

Sebarkan artikel ini

Pasangkayu (pelitapagi.com) Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Pembentukan Tim Kendali Internal (Internal Control System/ICS) dalam rangka pembinaan dan pendampingan Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi pekebun, Selasa (4/8), bertempat di Kantor Kecamatan Duripoku, Kabupaten Pasangkayu.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin, didampingi Kepala Bidang Hilirisasi Hasil Perkebunan Agustina Palimbong. Turut hadir Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pasangkayu Fatmawati, Sekretaris Camat Duripoku, perwakilan dari PT Surya Raya Lestari I, Tim Nusantara Riset dan Pemberdayaan (NRP), serta anggota Gapoktan Tamarunang Sejahtera.

Gapoktan Tamarunang Sejahtera sendiri merupakan gabungan dari 16 kelompok tani yang menjadi sasaran pembinaan dalam proses pemenuhan persyaratan sertifikasi ISPO. Melalui pembentukan Tim Kendali Internal (ICS), diharapkan proses pendampingan kepada seluruh anggota kelompok tani dapat berjalan lebih terstruktur, efektif, dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip-prinsip perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin, menyampaikan bahwa pembentukan ICS merupakan langkah strategis dalam memperkuat kelembagaan pekebun sehingga mampu memenuhi standar sertifikasi ISPO.

“ICS menjadi fondasi penting dalam memastikan penerapan praktik budidaya kelapa sawit yang baik dan berkelanjutan di tingkat pekebun. Melalui pendampingan yang terarah, kami berharap Gapoktan Tamarunang Sejahtera dapat memenuhi seluruh persyaratan sertifikasi ISPO sehingga mampu meningkatkan daya saing dan nilai tambah hasil perkebunan sawit rakyat,” ujar Faizal.

Faizal menekankan, keberhasilan implementasi ISPO memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, perusahaan, lembaga pendamping, hingga kelembagaan pekebun. Oleh karena itu, sinergi yang terjalin melalui pembentukan Tim Kendali Internal diharapkan mampu mempercepat proses sertifikasi sekaligus memperkuat tata kelola perkebunan sawit rakyat.

Ia menambahkan, pelaksanaan pembinaan dan pendampingan sertifikasi ISPO bagi pekebun merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, dalam mewujudkan sektor perkebunan yang berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *