MAMUJU (pelitapagi.com) Upaya optimalisasi penyebarluasan informasi melalui website dan platform media sosial organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mulai menunjukkan hasil positif. Setelah sepekan dilakukan pemantauan, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Sulbar mengapresiasi partisipasi aktif OPD dalam memproduksi dan mempublikasikan konten informasi kegiatan pemerintahan.
Pemantauan tersebut dilakukan oleh Tim Pemantau Kanal Informasi Digital yang dibentuk Bidang Komunikasi Publik dan Media (KPM) bersama Tim Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Diskominfo Sulbar. Tim ini secara rutin memantau keaktifan website dan media sosial resmi OPD sebagai bagian dari penguatan implementasi SPBE di lingkungan Pemprov Sulbar.
Kepala Bidang KPM Diskominfo Sulbar, Dian Afrianty, mengatakan bahwa dalam kurun waktu satu pekan, sebagian besar OPD telah menunjukkan respons positif dengan meningkatkan frekuensi publikasi kegiatan pada website dan kanal media sosial masing-masing.
“Dari hasil pemantauan awal, kami melihat adanya peningkatan partisipasi OPD dalam mempublikasikan konten. Website dan media sosial OPD mulai aktif menayangkan informasi kegiatan, khususnya yang berkaitan dengan program prioritas pemerintah daerah,” ujar Dian, dalam rapat evaluasi Penilaian Kanal Web dan Medsos OPD, Senin, 9 Februari 2026
Ia menegaskan, kanal digital OPD merupakan etalase kinerja pemerintah daerah dalam menyampaikan program dan capaian pembangunan kepada publik, termasuk program yang mendukung realisasi Program Pancadaya Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.
Dian menambahkan, tim pemantau akan terus melakukan evaluasi secara berkala terhadap keaktifan dan kualitas konten website serta media sosial OPD. Hasil evaluasi tersebut akan dikoordinasikan dengan masing-masing perangkat daerah dan dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan pengambilan kebijakan.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Sulbar Muhammad Ridwan Djafar mengapresiasi langkah cepat Bidang KPM dan Tim SPBE serta partisipasi OPD yang mulai aktif mengelola kanal informasinya. Menurutnya, optimalisasi publikasi digital bukan hanya memenuhi indikator SPBE, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kinerja kehumasan OPD.
“Kami mengapresiasi OPD yang sudah aktif memproduksi konten dan memperbarui website maupun media sosialnya. Ini menunjukkan adanya kesadaran bersama bahwa informasi publik merupakan bagian penting dari pelayanan pemerintah,” kata Ridwan.
Ridwan juga menegaskan bahwa keaktifan publikasi melalui kanal digital OPD menjadi salah satu data pendukung dalam penilaian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), sekaligus instrumen untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintahan.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa optimalisasi kanal informasi digital juga menjadi strategi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Program Pancadaya Sulbar Maju dan Sejahtera.
“Peran kehumasan OPD sangat strategis. Jika publikasi dilakukan secara konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan, maka manfaatnya bukan hanya pada penilaian kinerja dan SPBE, tetapi juga pada peningkatan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” pungkasnya.













