MAMUJU (pelitapagi.com) Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Yusuf Tahir, menghadiri pembukaan Intermediate Training (LK II) dan Latihan Khusus Kohati (LKK) tingkat nasional HMI Cabang Manakarra Tahun 2026, Senin (28/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Graha Sandeq (Gedung PKK) tersebut mengangkat tema “Capacity Building Kader HMI, Ditengah Tantangan Global.” Kegiatan diikuti kader HMI sebagai bagian dari proses pengembangan kapasitas dan penguatan wawasan organisasi.
Hal tersebut sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan peran generasi muda sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.
Kehadiran Sekretaris Kesbangpol Sulbar dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan kepemudaan dan kemahasiswaan yang mendorong peningkatan kapasitas generasi muda.
Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Darwis Damir, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas kader organisasi kemahasiswaan penting dalam membangun wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta kemampuan merespons berbagai perkembangan di tengah masyarakat.
“Organisasi kemahasiswaan memiliki ruang yang penting dalam membentuk kapasitas generasi muda. Karena itu, kegiatan kaderisasi perlu diarahkan pada peningkatan pengetahuan, kepemimpinan, tanggung jawab sosial, dan pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ujar Darwis.
Ia menambahkan, tantangan global dan perkembangan teknologi membutuhkan generasi muda yang mampu berpikir kritis, menjaga persatuan, serta berkontribusi secara positif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Kesbangpol Sulbar berharap kegiatan kaderisasi seperti LK II dan LKK dapat menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah.
Pembukaan kegiatan LK II dan LKK HMI Cabang Manakarra tingkat nasional Tahun 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan kaderisasi HMI yang dilaksanakan di Sulawesi Barat.






