BeritaDaerah

Pemprov Sulbar dan Pemkab Polman Matangkan Kesiapan Sandeq Silumba 2026

15
×

Pemprov Sulbar dan Pemkab Polman Matangkan Kesiapan Sandeq Silumba 2026

Sebarkan artikel ini

MAMUJU (pelitapagi.com) Kepala Bidang Industri, Investasi dan Pemasaran Pariwisata Dispoparekraf Sulbar, Abdi Yansya Hijrah, menerima kunjungan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Polewali Mandar, Marendeng, di ruang kerjanya, pada Selasa, 15 September 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi kesiapan pelaksanaan Sandeq Silumba 2026, termasuk memastikan kesiapan teknis rangkaian kegiatan yang melibatkan Pemprov Sulbar dan Pemkab Polewali Mandar.

Pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 juga sejalan dengan program Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam mendorong pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal, budaya dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Marendeng menyampaikan kesiapan dan dukungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar terhadap pelaksanaan Sandeq Silumba 2026.

Sebagai bagian dari perangkat daerah yang menangani kebudayaan dan pariwisata di Polman, ia berperan dalam mengoordinasikan kesiapan daerah, khususnya rangkaian kegiatan yang akan berlangsung dan berakhir di wilayah Polewali Mandar.

“Kami menyambut baik pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 dan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk memastikan rangkaian kegiatan di Polewali Mandar dapat berjalan dengan baik,” ujar Marendeng.

Sementara itu, Abdi Yansya Hijrah mengatakan, koordinasi antara kedua daerah menjadi penting karena Sandeq Silumba merupakan event yang mengangkat potensi budaya maritim Mandar sekaligus memiliki dimensi promosi pariwisata.

“Koordinasi ini kita lakukan untuk memastikan aspek teknis, pembagian peran dan kesiapan masing-masing pihak dapat berjalan secara terpadu, sehingga pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 berlangsung lancar,” kata Abdi Yansya.

Kabid Investasi ini mengungkapkan, kegiatan dijadwalkan dibuka pada 25 September 2026 dan berakhir di Polewali Mandar pada 27 September 2026.

“Sandeq Silumba bukan hanya perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan budaya maritim Mandar, destinasi wisata dan potensi ekonomi kreatif Sulawesi Barat,” jelas Abdi Yansya.

Ia menambahkan, Sandeq Silumba 2026 masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI, sehingga menjadi momentum untuk memperluas promosi Sulawesi Barat di tingkat nasional.

“Karena sudah masuk dalam KEN, kita harus memastikan penyelenggaraannya memiliki kualitas yang baik dan mampu memberikan dampak terhadap promosi pariwisata serta ekonomi masyarakat,” ungkapnya lebih lanjut.

Menanggapi pertemuan tersebut, Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, mengapresiasi koordinasi yang dilakukan bersama Pemkab Polewali Mandar.

“Sandeq Silumba merupakan event yang membutuhkan kolaborasi karena membawa identitas budaya dan potensi pariwisata Sulawesi Barat. Kami mengapresiasi kesiapan Pemkab Polewali Mandar dan berharap sinergi ini dapat memastikan kegiatan berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif,” kata Bau Akram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *