BeritaDaerah

Hadiri Apel Sabuk Kamtibmas, Disperkimtanhub Sulbar Perkuat Komitmen Keselamatan Lalu Lintas 

23
×

Hadiri Apel Sabuk Kamtibmas, Disperkimtanhub Sulbar Perkuat Komitmen Keselamatan Lalu Lintas 

Sebarkan artikel ini

MAMUJU  Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Disperkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat, Maddareski Salatin, menghadiri apel bersama Sabuk Kamtibmas Lalu Lintas yang digelar di Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Sulawesi Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Maddareski Salatin menyampaikan bahwa keselamatan masyarakat di jalan raya harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama. Menurutnya, persoalan lalu lintas tidak hanya berkaitan dengan kelancaran kendaraan, tetapi juga menyangkut keselamatan jiwa, kenyamanan masyarakat, serta terciptanya ruang publik yang aman bagi seluruh pengguna jalan.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Karena itu, kita harus membangun kesadaran bersama bahwa tertib berlalu lintas bukan semata-mata karena adanya aturan atau pengawasan dari petugas, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab kita untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” ujar Maddareski.

Ia menegaskan, setiap pengguna jalan memiliki peran penting dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman. Pengendara kendaraan bermotor diharapkan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk atau dipengaruhi alkohol, serta selalu mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan.

Menurut Maddareski, budaya tertib berlalu lintas harus ditanamkan sejak dini, terutama kepada generasi muda. Edukasi mengenai keselamatan jalan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui lingkungan keluarga, sekolah, komunitas, hingga ruang-ruang publik.

“Anak-anak dan generasi muda harus kita berikan pemahaman sejak awal bahwa jalan raya merupakan ruang bersama. Ada pejalan kaki, pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, pesepeda, dan pengguna jalan lainnya. Semua memiliki hak untuk mendapatkan keselamatan,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menganggap remeh pelanggaran lalu lintas sekecil apa pun. Kebiasaan menerobos lampu merah, berkendara melawan arus, tidak menggunakan helm, membawa penumpang melebihi kapasitas, maupun mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan yang tidak hanya merugikan pelaku, tetapi juga orang lain.

“Jangan menunggu sampai terjadi kecelakaan baru kita sadar pentingnya keselamatan. Pencegahan harus dilakukan sejak awal. Satu tindakan disiplin di jalan dapat menyelamatkan satu nyawa, bahkan lebih,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *