Mamuju (pelitapagi.com) Karo Ops Polda Sulbar menggelar pres release terkait hasil capaian operasi ketupat marano yang digelar di tahun 2026 ini.
Dari hasil kegiatan tersebut yang melibatkan seluruh istamsi terkait, yakni TNI,Polri, Basarnas Dinas Perhubungan, Sarpol PP dan lainnya, Karo Ops Polda Sulbar menyampaikan pihaknya telah melakukan analisa dan evaluasi dengan cara membandingkan kegiatan oprasi ketupat yang dilaksanakan pada tahun 2025.
Dalam penyampaiaannya, Karo Ops mengatakan, dari jumlah gangguan kamtibmas yang terjadi pada saat operasi ketupat di tahun 2026 ini secara kuantitas terjadi penurunan jumlah angka gangguan kamtibmas dimana di tahun 2025 itu ada 123 kejadian, sedangkan di tahun 2025 ini ada 105 kejadian.
Selanjutnya terkait dengan tren gangguan kamtibmas dan kejahatan kata dia secara jumlah juga mengalami penurunan dari dimanq di tahun 2025 itu ada 121 kejahatan yang merupakan kejahatan konvenaional sementara di tahun 2026 ini ada sebanyak 102 kejahatan konvensional.
Kemudian terkait dengan pengamanan ataupun pelayanan yang secara spesifik terhadap kegiatan mobilitas masyarakat yakni di bidang lalu lintas, dari angka kejadian laka lantas antara tahun 2025 dan 2026 juga secara kuantitas mengalami penurunan laka lantas.
“Beberapa tempat yang yang masih mendapatkan rengking tertinggi yang pertama mamuju, mamuju tengah dan majene,”demikian Karo Ops (*)














