Mamuju (pelitapagi.com) Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,, Kanwil Kemenag Sulbar menyalurkan santunan kepada para security dan cleaning service yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan dan kebersihan kantor.
Penyerahan santunan tersebut dilakukan oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulbar, Dr. H. Suharli, yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulbar. Santunan tersebut diberikan kepada belasan tenaga keamanan dan petugas kebersihan yang setiap hari mengabdi di lingkungan kantor
Dalam kesempatan tersebut, Suharli menyampaikan bahwa santunan ini merupakan wujud kepedulian keluarga besar Kanwil Kemenag Sulbar kepada para tenaga pendukung yang selama ini turut berkontribusi dalam menjaga kelancaran aktivitas kerja di kanto
Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari zakat fitrah dan zakat profesi para ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Sulbar yang dikumpulkan sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan.
“Hari ini kami menyerahkan santunan ini kepada adik-adik semua. Mudah-mudahan bantuan yang tidak seberapa ini dapat membantu memenuhi kebutuhan di penghujung Ramadan dan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kami juga berharap semangat kerja adik-adik semakin baik ke depan,” ujar Suharli.
Lebih dari sekadar bantuan materi, kegiatan ini juga menjadi pesan moral bahwa Kementerian Agama berkomitmen menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial di lingkungan kerja.
Menurut Suharli, keberadaan para tenaga security dan cleaning service merupakan bagian penting dari keluarga besar Kanwil Kemenag Sulbar yang patut mendapatkan perhatian dan penghargaan.
Selain santunan kepada para tenaga keamanan dan kebersihan, Kanwil Kemenag Sulbar juga menyalurkan bingkisan sembako kepada warga kurang mampu yang bermukim di sekitar kantor. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan menjelang Idul Fitri.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenag Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, memperkuat rasa persaudaraan, serta menghadirkan kehadiran institusi yang peduli terhadap pegawai di level paling bawah maupun masyarakat yang membutuhkan.
Di bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini, semangat berbagi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi budaya kepedulian yang terus hidup di lingkungan Kementerian Agama.









