BeritaDaerah

Jadwal Sandeq Silumba 2026 Disesuaikan, Dispoparekraf Sulbar Pastikan Persiapan Tetap Dimatangkan

10
×

Jadwal Sandeq Silumba 2026 Disesuaikan, Dispoparekraf Sulbar Pastikan Persiapan Tetap Dimatangkan

Sebarkan artikel ini

MAMUJU (pelitapagi.com) Kepala Bidang Industri, Investasi dan Pemasaran Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat, Abdi Yansya Hijrah, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 akan mengalami penyesuaian jadwal dan pengurangan durasi pelaksanaan dengan mempertimbangkan berbagai aspek teknis serta kondisi fiskal daerah yang saat ini menjadi perhatian pemerintah.

Demikian disampaikan Abdi Yansya Hijrah saat diwawancarai Radio Republik Indonesia (RRI) di ruang kerjanya, pada Selasa, 4 Agustus 2026, terkait perkembangan persiapan pelaksanaan Sandeq Silumba 2026.

Langkah penyesuaian tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka untuk memastikan setiap agenda strategis tetap terlaksana secara efektif, akuntabel, dan tetap memberikan manfaat, terutama menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan daya saing destinasi, serta kesejahteraan masyarakat.

Abdi Yansya Hijrah menjelaskan, Sandeq Silumba tetap menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Barat. Karena itu, Dispoparekraf Sulbar terus mematangkan berbagai persiapan agar penyelenggaraannya tetap berjalan optimal meskipun dilakukan penyesuaian jadwal.

Menurutnya, penyesuaian tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai aspek teknis penyelenggaraan, efektivitas pelaksanaan kegiatan, serta kemampuan fiskal daerah.

“Kami melakukan penyesuaian jadwal karena berbagai pertimbangan teknis. Kami juga mengusulkan pengurangan jadwal pelaksanaan dengan berbagai alasan, termasuk keterbatasan fiskal yang saat ini menjadi perhatian,” kata Abdi Yansya.

Lebih lanjut, Abdi Yansya mengungkapkan bahwa Dispoparekraf Sulbar telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pariwisata terkait perubahan waktu pelaksanaan kegiatan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan Sandeq Silumba tetap selaras dengan agenda pengembangan pariwisata nasional.

“Untuk tanggal pelaksanaan yang pasti, nantinya akan kami rilis secara resmi melalui dinas setelah seluruh tahapan koordinasi dan penyesuaian selesai,” jelasnya.

Selain mempersiapkan pelaksanaan kegiatan, Dispoparekraf Sulbar juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media massa, agar informasi mengenai pelaksanaan Sandeq Silumba dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat sekaligus memperkuat promosi pariwisata Sulawesi Barat.

Sementara itu, Kepala Dispoparekraf Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, menegaskan bahwa penyesuaian jadwal merupakan langkah strategis untuk memastikan Sandeq Silumba tetap terselenggara secara optimal dengan mengedepankan kualitas pelaksanaan dan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan sebuah event tidak hanya diukur dari terselenggaranya kegiatan, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan terhadap pelestarian budaya, promosi daerah, dan perekonomian masyarakat.

“Sandeq Silumba merupakan ikon wisata bahari dan budaya Sulawesi Barat yang menjadi instrumen promosi daerah. Kami ingin memastikan seluruh proses penyelenggaraannya dipersiapkan secara matang agar mampu menghadirkan event yang berkualitas, aman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi peserta maupun wisatawan,” ungkap Bau Akram.

Bau Akram juga menyebut bahwa Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen menjadikan Sandeq Silumba sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kunjungan wisatawan, pemberdayaan pelaku UMK, serta promosi produk unggulan daerah.

“Kami optimistis, meskipun dilakukan penyesuaian jadwal, Sandeq Silumba akan tetap menjadi kebanggaan Sulawesi Barat dan diharapakan berkontribusi bagi pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *