MAMUJU (pelitapagi.com) Demi mengawal euforia pesta bola terbesar di dunia ini agar tetap aman dan tertib, Kepala Dinas Kominfo Persandian dan Statistik (Kominfopers) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, mengingatkan para penggemar untuk selalu waspada saat mengakses siaran digital dan mematuhi aturan nonton bareng (nobar).
“Piala dunia berlangsung beberapa hari terakhir, bisa saja menjadi kesempatan bagi oknum melakukan kejahatan di ruang digital, karena itu masyarakat dimbau berhati-hati,” ujar Ridwan.
Untuk itu lanjut Ridwan, mengingatkan kembali terkait hak siar yang telah ditetapkan oleh pemegang lisensi resmi. Yakni TVRI. Sehingga untuk mengakses siaran melalui aplikasi atau platform digital penting agar memastikan aplikasi yang diakses merupakan mitra atau kerjasama TVRI.
“Apalagi kalau sudah ada transaksi secara digital. Ini harus diwaspadai, pastikan aplikasinya itu betul Dan merupakan mitra TVRI. Hal ini penting untuk menghindari modus penipuan atau aplikasi ilegal yang merugikan penonton,” tegas Ridwan .
Dia pun terus membangun koordinasi dengan TVRI, dalam mengisi euforia FIFA Piala Dunia ini, DiskominfoSS Sulbar bekerjasama dengan TVRI mensosialisasikan tata cara mengakses siaran piala dunia melalui situs resmi, termasuk aturan dalaml melaksanakan nobar piala dunia.
“Menindaklanjuti arahan Gubernur Suhardi Duka, melalui dinas KominfoSS Sulbar berkomitmen agar pemerintah hadir dalam melayani aspirasi masyarakat, salah satunya dengan mensosialisasikan kanal resmi untuk menonton piala dunia,” ungkapnya.
Tak hanya soal siaran digital, euforia Piala Dunia biasanya identik dengan tradisi kumpul bersama. Termasuk terkait pelaksanaan nobar, Ridwan mengajak masyarakat agar mematuhi aturan dalam pelakksannaana nobar. Langkah ini diharapkan dapat menjaga ketertiban umum sekaligus menghormati regulasi hak siar yang berlaku selama turnamen berlangsung.












