BeritaDaerah

RSUD Sulbar Ikuti Sosialisasi Audit Klinis: Dukung Transformasi Layanan Prioritas RS KJSU dan Non-KJSU

19
×

RSUD Sulbar Ikuti Sosialisasi Audit Klinis: Dukung Transformasi Layanan Prioritas RS KJSU dan Non-KJSU

Sebarkan artikel ini

Mamuju (pelitapagi.com) RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Sosialisasi Audit Klinis, yang diselenggarakan oleh Direktorat Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada Rabu, 29 April 2026.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya mendukung transformasi 10 layanan prioritas pada rumah sakit pengampuan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) dan Non-KJSU, sekaligus memperkuat implementasi audit klinis sebagai instrumen peningkatan kualitas layanan dan keselamatan pasien di rumah sakit.

Partisipasi RSUD Provinsi Sulawesi Barat dalam kegiatan ini juga sejalan dengan arah pembangunan daerah melalui Panca Daya yang diusung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP) jantung dr. Mirza, Kepala Instalasi Rawat Jalan Widyawaty, serta Penanggung Jawab Rekam Medis Erliani Putri. Kehadiran para tenaga kesehatan ini mencerminkan keseriusan RSUD Provinsi Sulawesi Barat dalam mengimplementasikan audit klinis secara optimal.

Adapun topik yang dibahas dalam sosialisasi ini meliputi layanan KJSU, khususnya penanganan penyakit prioritas seperti STEMI (Serangan Jantung Akut), Stroke Iskemik, serta Gastrohepatoma (GH). Materi ini menjadi fokus penting dalam upaya peningkatan mutu layanan klinis berbasis standar nasional.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan rencana pelaksanaan audit klinis yang akan dijadwalkan oleh Kementerian Kesehatan mulai bulan Mei hingga November 2026. Setiap topik akan diaudit sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, sebagai bagian dari proses evaluasi dan peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan.

Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan peningkatan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit.

“Melalui sosialisasi audit klinis ini, kami berharap seluruh tenaga kesehatan di RSUD Provinsi Sulawesi Barat dapat semakin memahami pentingnya evaluasi berbasis data dan standar pelayanan. Audit klinis bukan hanya kewajiban, tetapi menjadi kebutuhan dalam upaya memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya.

Ia menambahkan, RSUD Provinsi Sulawesi Barat siap mendukung penuh pelaksanaan audit klinis yang akan dijadwalkan oleh Kementerian Kesehatan.

“Kami berkomitmen untuk mengikuti seluruh tahapan audit klinis yang akan berlangsung mulai bulan Mei hingga November 2026. Ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi SDM serta memperkuat sistem pelayanan kesehatan di rumah sakit,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan ini, RSUD Provinsi Sulawesi Barat optimis dapat terus meningkatkan standar pelayanan serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan sistem kesehatan yang lebih baik dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *