Example 728x250
BeritaDaerah

Akurasi Data Diperkuat, Dinas Pangan Sulbar Matangkan Neraca Pangan 2026 Lewat Bimtek  

20
×

Akurasi Data Diperkuat, Dinas Pangan Sulbar Matangkan Neraca Pangan 2026 Lewat Bimtek  

Sebarkan artikel ini

Mamuju (pelitapagi.com) Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Proyeksi Neraca Pangan Wilayah Tahun 2026, Selasa, 14 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid (tatap muka dan virtual) bertempat di Ruang Rapat Dinas Pangan Sulbar.

Penyusunan Proyeksi Neraca Pangan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program prioritas Pemerintah Provinsi Sulbar dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berbasis data dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Example 728x250

Bimtek dihadiri oleh seluruh Dinas Pangan/urusan Pangan Kabupaten se-Sulbar. Hadir secara langsung, Dinas Pangan Kabupaten Mamuju dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mamuju Tengah.

Selain itu, hadir pula instansi terkait lainnya, diantaranya dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Sulbar Muhammad Taiyeb, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Sulbar Mulyawan Yusuf, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Sulbar Khaeruddin, serta dari Perum Bulog Cabang Mamuju, Abd. Kasim.

Bimtek bertujuan meningkatkan akurasi data ketersediaan dan kebutuhan pangan sebagai dasar perencanaan kebijakan yang lebih tepat dan terukur.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Panca Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka, khususnya dalam mendorong tata kelola pemerintahan berbasis data, penguatan sektor pangan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang tepat sasaran.

Kepala Dinas Pangan Sulbar Suyuti Marzuki, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyusunan neraca pangan wilayah merupakan bagian penting dalam mendukung arah pembangunan daerah.

“Neraca pangan menjadi dasar dalam menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga. Ini juga sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, Sulbar memiliki potensi sumber daya pangan yang besar, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan hingga peternakan. Oleh karena itu, kegiatan bimtek ini dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur dan pemangku kepentingan dalam menyusun neraca pangan yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memahami secara komprehensif metodologi penyusunan neraca pangan,” ucapnya.

Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dina Sitorus, menyampaikan materi secara daring melalui Zoom Meeting.

Dalam pemaparannya, Dina Sitorus menegaskan urgensi penyusunan neraca pangan sebagai instrumen utama dalam pengambilan kebijakan.

“Neraca pangan sangat penting untuk mengetahui kondisi riil ketersediaan dan kebutuhan pangan, sehingga potensi surplus atau defisit dapat diantisipasi lebih dini,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *