BeritaDaerah

Sinergi Kesbangpol Sulbar dan MUI: Perkuat Dakwah Menyejukkan dan Ketahanan Umat

12
×

Sinergi Kesbangpol Sulbar dan MUI: Perkuat Dakwah Menyejukkan dan Ketahanan Umat

Sebarkan artikel ini

MAMUJU (pelitapagi.com) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Barat , Darwis dDamir melakukan kunjungan strategis ke jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulbar. Pertemuan yang berlangsung dialogis ini bertujuan memperkuat koordinasi antara pemerintah dan ulama dalam menjaga harmoni sosial, kualitas dakwah, serta ketahanan masyarakat menghadapi tantangan zaman.

Hal ini juga sejalan dengan misi pembangunan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wagub Salim s mengga melalui misi Pancadaya.

Hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris MUI , M. Sahlan bersama jajaran pengurus seperti Yamin Syarif, H. Samsumarlin, Fatmah, Kamaruddin, dan Hakim, serta tim teknis Bidang Ormas Kesbangpol Sulbar.

Kaban Kesbangpol menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap dampak negatif media sosial pada generasi muda. Beliau mendorong agar materi dakwah tidak hanya fokus pada aspek religius, tetapi juga mengintegrasikan nilai wawasan kebangsaan, visi-misi pembangunan daerah, serta edukasi mitigasi bencana.

Menjelang Ramadan, MUI diharapkan menjadi rujukan bagi kabupaten dalam menyelaraskan materi dakwah yang menyejukkan dan solutif. Program pembinaan kader ulama juga menjadi prioritas agar lahir dai yang memiliki pemahaman keagamaan mendalam sekaligus semangat nasionalisme yang kuat.

Fokus pada Sertifikasi Halal dan Ekonomi Syariah

Dalam sesi diskusi, MUI melalui H. Samsumarlin menyoroti urgensi penguatan produk halal hingga tingkat kabupaten. MUI berharap pemerintah memberikan dukungan fasilitasi pelatihan sertifikasi halal bagi pelaku usaha dan rumah potong unggas. Selain itu, isu strategis seperti wakaf uang dan penguatan ekonomi umat melalui skema syariah menjadi poin penting dalam menyambut arus investasi ke Sulawesi Barat.

Menjawab Tantangan Sosial

Pengurus MUI juga menyampaikan keresahan terkait radikalisme, pengaruh aliran menyimpang, hingga isu moral seperti pornografi dan miras. MUI berkomitmen terus memberikan edukasi, namun memerlukan sinergi regulasi dan pengawasan ketat dari pemerintah.

Kesbangpol dan MUI sepakat bahwa sinergi ulama dan umara (pemerintah) sangat diperlukan dalam menjaga Sulawesi Barat tetap damai, religius, dan toleran di tengah dinamika global.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250