MAMUJU (pelitapagi.com) Program Beasiswa Pemprov Sulbar 2026 di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka terbukti menjadi jembatan penting yang memastikan tidak ada anak daerah yang harus memadamkan mimpinya hanya karena persoalan biaya.
Mimpi anak-anak Sulawesi Barat untuk merengkuh pendidikan tinggi kini terasa kian dekat. Melalui Program Beasiswa Pemprov Sulbar Tahun 2026, pemerintah daerah tidak hanya menyalurkan bantuan finansial, tetapi juga mengikis kecemasan para orang tua dan mahasiswa yang selama ini berjuang di tengah keterbatasan ekonomi.
Rasa cemas itu pernah membayangi Ibu Fatmawati. Sebagai orang tua dari keluarga kurang mampu, bayangan biaya kuliah yang tinggi sempat membuatnya ragu apakah sang buah hati bisa terus melangkah di perguruan tinggi. Namun, hadirnya beasiswa ini menjadi jawaban atas doa-doanya.
“Selama ini saya berpikir, anakku, kuliah bagaimanakah, nah, melanjutkan kuliah anak saya…” ungkap Fatmawati
Bagi para mahasiswa, bantuan ini menjadi suntikan semangat untuk fokus mengukir prestasi tanpa harus terbebani persoalan finansial. Nicely Grace Angelica, salah satu penerima beasiswa kategori berprestasi yang bercita-cita menjadi seorang dokter, menyampaikan apresiasinya atas dukungan nyata dari pemerintah daerah.
“Terima kasih banyak sudah memberikan kami peluang dan kesempatan untuk mencapai cita-cita itu, menjadi dokter…” tutur Nicely.
Demikian Serli Ramadani, mahasiswa penerima beasiswa kategori kurang mampu ini merasakan dampak nyata program ini. Sebelum mendapatkan bantuan, konsentrasinya dalam belajar sering kali terbagi lantaran memikirkan beban biaya kuliah yang harus ditanggung.
“Berpengaruh sekali karena sebelum dapat beasiswa, pelajaran itu terganggu karena berpikir untuk biaya kuliah,” kata Serli. (*)






