POLMAN (pelitapagi.com) Persiapan pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 hingga kini terus dimatangkan. Hak-hak Passandeq mulai diberikan, baik berupa uang saku hingga baju peserta. Berdasarkan hasil rapat pemantapan yang dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2026, pelaksanaan Sandeq Silumba tinggal menghitung hari.
Hal tersebut juga menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka. Rangkaian kegiatan tersebut akan dimulai di Kabupaten Majene pada Jumat, 26 September dan berakhir pada 27 September 2026 di Kabupaten Polman.
Ketua Dewan Pengarah Sandeq Silumba 2026, Syamsul Samad, mengatakan pembukaan kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Jumat dan akan dibuka langsung oleh Gubernur Suhardi Duka.
“Insyaallah pak gubernur akan membuka langsung pelaksanaan Sandeq Silumba 2026,” ujar Syamsul Samad.
Selanjutnya, kata dia, pada esok harinya, pelepasan 80 Sandeq dilakukan dua kali start. Start pertama akan dilakukan dengan melibatkan 40 perahu Sandeq. Start dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 09.00 WITA. Lebih lanjut, Syamsul Samad memastikan kebutuhan dan fasilitas bagi para Passandeq telah disiapkan sebelum peserta memulai pelayaran.
“Hari ini, kita sudah melaksanakan rapat terakhir bersama Passandeq, dan alhamdulillah kita juga sudah membagikan fasilitas dan hak para peserta,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Industri, Investasi dan Pemasaran Pariwisata, Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulbar, Abdi Yansya Hijrah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Sandeq Silumba 2026.
“Kami mengapresiasi teman-teman sahabat sandeq yang sudah maksimal dalam menjaga haritag sandeq ini, akhirnya tahun ini bisa kita laksanakan kembali (Sandeq Silumba 2026, red),” kata Abdi Yansya.
Tentu saja, kata dia, tantangannya cukup besar, terutama dari keterbatasan dana fisikal dan ditambah antusiasme passandeq yang semakin tinggi.
“Tahun ini ada 80 perahu sandeq yang siap berlayar, sedangkan tahun lalu ada 50 perahu sandeq,” pungkasnya.
Apresiasi yang setinggi-tingginya juga ditujukan kepada panitia, pihak dinas pariwisata Kabupaten Majene, Dinas Pariwisata Kabupaten Polewali Mandar (Polman), dan Kementerian Pariwisata RI.
“Semoga tahun ini kita dapat melaksanakan Sandeq Silumba secara maksimal dan berjalan dengan baik,” tutup Abdi Yansya.






