BeritaDaerah

Samkel Menyapa Desa: Tommo I Diserbu Warga, Hari Pertama Himpun Rp21 Juta Pajak Daerah

17
×

Samkel Menyapa Desa: Tommo I Diserbu Warga, Hari Pertama Himpun Rp21 Juta Pajak Daerah

Sebarkan artikel ini

TOMMO (pelitapagi.com)– Pelayanan pajak kendaraan bermotor kini semakin dekat dengan masyarakat. Melalui program Samsat Keliling (Samkel) Menyapa Desa, UPTD Pelayanan Pajak Mamuju hadir langsung di Desa Tommo I, Kabupaten Mamuju, Selasa (8/9/2026).

Program jemput bola ini menjadi wujud nyata sinergi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Pemerintah Kabupaten Mamuju dalam memperluas akses pelayanan publik sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pelayanan dibuka. Warga Tommo I dan desa-desa sekitarnya memanfaatkan kehadiran Samkel untuk mengurus pengesahan STNK tahunan dan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju pusat pelayanan Samsat.

Hasilnya, pada hari pertama pelaksanaan, Samkel Menyapa Desa berhasil membukukan penerimaan pajak daerah sebesar Rp21 juta.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa mendekatkan layanan kepada masyarakat bukan hanya memangkas jarak dan waktu, tetapi juga menjadi strategi efektif dalam meningkatkan akses sekaligus kepatuhan pembayaran pajak daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat, Abd. Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa pelayanan langsung ke desa merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat dan responsif.

“Samsat Keliling Menyapa Desa adalah bentuk konkret sinergi Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamuju. Kita ingin masyarakat tidak lagi merasa jauh dari pelayanan pemerintah. Pemerintah yang hadir langsung di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Abd. Wahab.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kapasitas fiskal daerah untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.

Menurutnya, keberadaan layanan keliling juga menjadi ruang interaksi langsung antara pemerintah dan wajib pajak. Selain melayani pembayaran pajak, petugas dapat memberikan informasi dan edukasi mengenai pentingnya pajak daerah dalam mendukung pembangunan.

Sementara itu, Kepala UPTD Pelayanan Pajak Mamuju, Rosianah M. Nadir, yang meninjau langsung pelaksanaan pelayanan, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat.

“Antusiasme warga hari ini menjadi bukti bahwa masyarakat membutuhkan pelayanan yang dekat, mudah dan praktis. Karena itu, kami akan terus mendorong perluasan jangkauan pelayanan hingga ke wilayah pedesaan,” ungkap Rosianah.

Tak hanya menghadirkan kemudahan pembayaran pajak, Samkel Menyapa Desa juga dikemas lebih dekat dengan masyarakat. Sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak, tim pelayanan menyediakan hadiah langsung berupa paket sembako minyak goreng dan tepung terigu bagi masyarakat yang memanfaatkan layanan.

Pelayanan Samkel Menyapa Desa di Tommo I dijadwalkan berlangsung hingga Jumat, 11 September 2026.

Melalui semangat “Kami Datang, Anda Bayar Pajak”, Pemprov Sulbar bersama Pemkab Mamuju terus memperkuat pelayanan perpajakan berbasis jemput bola. Bukan sekadar mendatangi desa, tetapi memastikan pelayanan pemerintah hadir lebih dekat, pajak lebih mudah dibayar, dan pembangunan daerah semakin kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *