MAMUJU (pelitapagi.com) Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja menggelar evaluasi progres capaian Reformasi Birokrasi (RB), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dan Zona Integritas (ZI) semester I tahun 2026 pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud nyata dukungan terhadap misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.
Analis Kebijakan Ahli Muda Biro Organisasi Setda Sulbar, Nuzululhiah Thamrin, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memantau sejauh mana efektivitas program kerja yang telah berjalan selama paruh pertama tahun ini. Menurutnya, akuntabilitas instansi harus terus dipacu demi pelayanan publik yang lebih optimal.
“Kegiatan evaluasi progres capaian RB, SAKIP, dan Zona Integritas untuk semester I ini merupakan komitmen kami di Biro Organisasi untuk memastikan progres sudah berjalan sesuai jalur,” ujar Nuzululhiah saat memberikan keterangan di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, Nuzululhiah menjelaskan bahwa evaluasi berkala ini merupakan amanat langsung dari regulasi pusat yang diadopsi di tingkat daerah. Penyelarasan ini penting agar indikator penilaian kinerja daerah tetap sejalan dengan target nasional.
“Pertemuan ini juga merupakan tindak lanjut konkret atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Permenpan RB Nomor 25 Tahun 2020 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024,” pungkasnya.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja ini selain dihadiri sejumlah ASN Biro Organisasi, juga hadir perwakilan dari Inspektorat Sulbar, Andri Y.B.
Pada kesempatan tersebut, Andri Y.B menyatakan komitmen penuh Inspektorat Sulbar untuk mengawal peningkatan nilai akuntabilitas kinerja melalui sinergi program reformasi yang terarah.






